Panduan menghitung titik impas usaha
Pisahkan biaya tetap dari biaya per unit
Biaya tetap berlaku untuk periode yang kamu pilih, misalnya biaya tempat atau langganan alat. Biaya variabel bertambah bersama jumlah produk, seperti bahan dan kemasan satu porsi.
Masukkan biaya produksi per unit sebagai variabel. Jangan memasukkan biaya yang sama sekali lagi ke biaya tetap karena itu membuat modal terhitung dua kali.
Samakan periode biaya dan target penjualan
Pilih jangka waktu yang sama untuk biaya tetap dan rencana penjualan. Jika biaya tetap yang dipakai bulanan, baca hasil unit sebagai target dalam periode itu.
Titik impas menghitung jumlah unit untuk menutup biaya tetap dari sisa harga setelah biaya variabel dan komisi yang dimasukkan.
Harga harus lebih tinggi dari biaya variabel
Jika pendapatan bersih satu unit belum menutup biaya variabelnya, setiap tambahan unit tetap menambah kekurangan. Dalam keadaan itu, usaha tidak mencapai impas hanya dengan menjual lebih banyak.
Periksa harga jual, biaya unit, dan komisi sebelum membaca jumlah titik impas. Kalkulator tidak menambahkan biaya lain yang tidak dimasukkan.
Pertanyaan tentang hitungan ini
Apa yang termasuk biaya tetap?
Biaya yang kamu alokasikan untuk satu periode dan tidak langsung bertambah tiap porsi, seperti sewa atau langganan alat.
Apa yang termasuk biaya variabel?
Biaya yang bertambah ketika membuat atau menjual unit, seperti bahan, kemasan per porsi, dan biaya lain yang melekat pada tiap produk.
Periode apa yang sebaiknya dipakai?
Samakan periode biaya tetap dan jumlah penjualan yang ingin dicapai. Misalnya biaya bulanan dibaca bersama rencana penjualan bulanan.
Mengapa harga harus menutup biaya variabel?
Biaya tetap ditutup dari sisa pendapatan per unit. Jika harga setelah komisi belum menutup biaya variabel, tidak ada sisa untuk menutup biaya tetap.
